Sebab Bahagia Itu Mudah

Sebab Bahagia Itu Mudah

Detail Buku


Oleh
ISBN
9786025453045
Rilis
2017
Halaman
188
Berat
0.1 kg
Penerbit
MIZAN PUBLISHING
Bahasa
Indonesia
Rp. 55.000
Rp. 46.750
Rapuh, lemah, dan tak berdaya sangat identik dengan makhluk. Merasa rapuh tak berdaya akan membuat orang selalu bahagia ketika perasaan itu mendorong Anda menambatkan dan menyandarkan hidup kepada Allah. Bukankah hanya orang yang bersandar (bertawakal) pada Allah yang bakal dianugerahi kekukuhan dan kekuatan luar biasa? Kesadaran sebagai yang lemah dan rapuh ini merupakan pengakuan atas apa yang disifatkan Allah pada manusia dalam firman-Nya.   Yakinilah bahwa isi setiap realitas adalah kebaikan semata. Karena, itu berasal dari Yang Mahabaik. Bukankah teko berisi susu hanya akan mengeluarkan susu? Dan, Allah adalah kebaikan mutlak, tak ada yang mengalir dari-Nya, kecuali kebaikan. Ya … isi segenap realitas itu hanya kebaikan. Tak ada selain itu.   Buku ini mengajarkan kepada kita bahwa hidup ini mudah dan sederhana. Yang membuatnya tak mudah dan tak sederhana adalah kita. Tak perlu repot mencari bahagia karena bahagia memang sudah ada; tak ke mana-mana.   “Penulis berusaha mengumpulkan kejadian sehari-hari yang dialami setiap orang, lalu meramunya menjadi bacaan yang bergizi, menggugah, dan mencerahkan. Baca dan buktikan sendiri!” —Irja Nasrullah, Penulis, mahasiswa Pasca-Sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo   Tentang Penulis   Khaliel Anwar, 34 tahun. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Annuqayah, Sumenep, Madura. Mengambil S-1 di Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo, Surabaya. Di sana Khaliel sempat diamanahi menjadi Ketua BEM pada 2004. Aktivitas yang kini diminatinya adalah kegiatan wirausaha, menulis, dan menjadi penceramah. Sejak menempuh pendidikan menengah hingga kuliah, Khaliel selalu dipertemukan dengan dunia menulis. Tulisannya pernah dimuat di Kompas Jatim. Dia kini menekuni dunia tasawuf, yang membuat agama terasa benar-benar mencerahkan jiwa. Dia mengenal tasawuf dari bimbingan K.H. Muhammad Dhiyauddin Kushwandhi melalui Majelis Tasbih Nusantara yang bertempat di Sidoarjo, Jawa Timur. Kini, waktu-waktunya lebih banyak dicurahkan untuk membaca, menulis, dan menyampaikan pencerahan di beberapa majelis ilmu dan kampus: Unair, ITS, Unitomo, dan STIE ABI Surabaya. Kajian rutin yang diasuhnya adalah Majelis Ahbaabur Rasul juga jamaah Masjid Al- Ikhlas dengan kajian Asmaul Husna. Buku pertama, Allah Ada Bersamaku, insya Allah sedang dalam proses cetak oleh Penerbit Quanta.  
Silahkan Login untuk memberi rating

Rating:

0/5 dari 0 pembaca

Resensi :

Kategori terkait :