Mengulang 95 Seri 1

Mengulang 95 Seri 1

Detail Buku


Oleh
ISBN
9786027360143
Rilis
2019
Halaman
118
Berat
1 kg
Penerbit
Huta Media
Bahasa
Indonesia
Rp. 85.000

Siapa suruh datang Jakarta, Sapa suruh datang Jakarta. Sapa suruh datang Jakarta, Sandiri suka sandiri rasa. Eh doe sayang. Jakarta, oh, Jakarta. Jakarta masa lalu, Jakarta masa kini, Jakarta yang semua kenangan di dalamnya terlanjur melekat di hati. Mari bicara tentang masa lalu, masa lalu milikku, milikmu, milik anak-anak kos Jalan Merdeka No. 95. Kos yang terletak tak jauh dari tugu ternama milik kota Jakarta, Monas, memiliki ibu kos yang sangat baik hati bernama Bu Tiwi yang dianugerahi seorang anak gadis cantik yang jadi bunga komplek bernama Amanda Gita. Warna baru di rumah Bu Tiwi hadir saat Pak Johan, suaminya, memutuskan untuk membuka kos putra dengan Wahyu Prasetya sebagai penghuni pertama dengan masa tinggal paling lama karena dia juga membutuhkan waktu yang lebih lama dari kebanyakan orang untuk bisa melepas jabatan mahasiswa. Wahyu yang berdarah Sunda kemudian tak lagi menjadi satu-satunya anak laki-laki Bu Tiwi dan Pak Johan, seiring dengan kehadiran si nyentrik Oloan Mochtar Pakpahan. Tak hanya sampai di situ, adanya Oloan yang berdarah Medan pada akhirnya harus berkolaborasi dengan sang putra tanah Jawa nan manja yang menjadi penghuni kos baru di Jalan Merdeka No. 95, bernama Raden Mas Oni Haryanto, yang menjadi teman satu kamar Oloan. Kisah persahabatan takkan lengkap tanpa bumbu cinta pertama yang hadir saat Gita, sang bunga komplek, pada akhirnya jatuh hari pada seorang mahasiswa fakultas kedokteran bernama Satrio yang bersahabat dengan seorang anak rantau dari Pulau Sulawesi, Acil. Satrio, sang penyiar radio yang punya segudang fans wanita ternyata justru selalu grogi bertemu wanita. Banyak yang bertanya bagaimana generasi di tahun penuh transisi peristiwa penting nan bersejarah- ini menghabiskan waktu. Mari nyalakan mesin waktu menuju lorong waktu bersama-sama, menjenguk kembali masa lalu kita. Akankah persahabatan sangat manis seperti yang digadang banyak lagu itu untuk selamanya? Lalu bagaimana dengan cinta pertama yang selalu sulit dilupakan namun 95 persen sulit jadi kenyataan? Mari menuju masa lalu dan mengungkitnya, dengan gembira.

Silahkan Login untuk memberi rating

Rating:

0/5 dari 0 pembaca

Resensi :

Kategori terkait :