Cara Quran Membebaskan Perempuan

Cara Quran Membebaskan Perempuan

Detail Buku


Oleh
Rilis
-
Berat
0.5 kg
Penerbit
Serambi
Bahasa
Indonesia
Buku tidak tersedia
Asma Barlas mengajak kita membaca kembali Alquran dengan semangat pembebasan.
Menurutnya, makna-makna patriarkis dan misoginis yang diklaim berasal dari Alquran merupakan buah dari siapa, bagaimana, dan dalam konteks apa orang membaca Alquran.

Makna-makna itu juga terkait erat dengan peran masyarakat penafsir dan negara dalam membentuk pengetahuan dan otoritas keagamaan yang memungkinkan diterapkannya pembacaan-Alquran yang patriarkis dan misoginis. Jadi, praktik kebudayaan muslim yang patriarkis dan misoginis pada dasarnya bukan bersumber dari Alquran, melainkan dari para penafsirnya.

Buku ini membuktikan bahwa meskipun berbeda secara biologis, laki-laki dan perempuan itu setara, bahkan sama pada tataran ontologis. Kapasitas keduanya sebagai agen moral ( moral agency ) dan tugas kemanusiaan pun tidak berbeda.

Dalam konteks kehidupan keluarga, buku ini berusaha membuktikan bahwa Alquran mendukung penuh kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, bahwa Alquran lebih banyak menekankan masalah kewajiban daripada hak dalam soal hubungan orangtua–anak, bahwa posisi laki-laki/bapak tidak begitu menonjol, bahwa bapak dan ibu memiliki hak yang setara terhadap anak-anak mereka, dan bahwa poligami lebih terkait dengan soal distribusi keadilan sosial dan penyantunan terhadap anak yatim—dan pelaksanaannya harus dipahami sebagai tindak pemberian akses seksual kepada perempuan ketika jumlah mereka melebihi jumlah lelaki.

Buku yang mengukuhkan kesetaraan penuh antara laki-laki dan perempuan ini meniscayakan kesempatan untuk meneorikan kesetaraan jender secara radikal berdasarkan kerangka ajaran Alquran sendiri.
Silahkan Login untuk memberi rating

Rating:

0/5 dari 0 pembaca

Resensi :

Kategori terkait :