Dakwah dari Dalam Kubur (Bonus VCD)

Dakwah dari Dalam Kubur (Bonus VCD)

Detail Buku ready-stock


Oleh
ISBN
9786027689756
Rilis
2014
Halaman
159
Berat
0.5 kg
Penerbit
Phoenix Publishing
Bahasa
Indonesia
Rp. 66.000
Rp. 56.100

Belum pernah ada teknologi yang bisa membuktikan seperti apakah perjalanan seorang hamba di alam barzakh. Belum pernah ada! Kalau saya dikafani dan dikubur hidup-hidup lalu merasakan seperti apakah himpitan tanah yang panas--atau semilir angin yang menyejukkan raga saya atau lainnya--itu hanyalah bagian upaya untuk mencari kebenaran bahwa hal itu AKAN terjadi dan bukan seperti dikatakan mereka yang tidak bertuhan bahwa barzakh dan akhirat hanyalah dongeng sebelum tidur.

 

Saya tahu bahwa saya tidak akan sampai pada hakikatnya. Itu hanya ilmu Allah yang diberikan kepada Rasul-Nya. Sementara ini hanyalah setitik debu yang melayang dalam cahaya matahari.

 

Izinkan saya, Saudaraku, untuk menunjukkan kepada siapa saja, begini loh rasanya mati sebagai ahli sholawat, anak yang berbakti kepada orang tua, suami yang sayang kepada keluarga, dan menjadi tukang becak yang menerima takdirnya serta mensyukuri rezeki-Nya. Begini loh rasanya.

Tapi izinkan saya juga untuk mengisahkan bagaimana rasanya ketika saya masuk liang lahat dan memposisikan diri saya sebagai penjudi, tukang main perempuan, anak yang durhaka kepada ibunya, bandar Narkoba dll.

Saya akan bersyukur kepada Allah SWT kalau saya bisa menghampiri banyak saudara saya melalui dakwah ini. Doa saya, Ya Allah perbanyaklah jumlah para Ahli sholawat, jumlah suami yang sayang kepada keluarganya, jumlah istri yang taat kepada suaminya, jumlah adik-adik pelajar dan mahasiswa yang memanfaatkan masa muda mereka dalam kebajikan, dan jumlah manusia yang berada pada kebenaran-Mu.

 

Mohon izinmu Wahai Maulla yang senantiasa menghujan-deraskan pujian dan keselamatan kepada sebaik-baiknya makhluk ciptaan (Muhammad Saw). Terimalah cara dakwahku ini.

 

Buku ini mengajak kita menemukan hikmah tersendiri melalui dakwah yang dilakukan dengan cara berbeda. Pengalaman langsung penulis buku ini yaitu Gus Nur, bukanlah merupakan perbuatan syirik atau bidah melainkan tidak ada bedanya dengan berceramah di atas mimbar.”

KH. Drs. Marsudi Suhud (Sekjen Pengurus Besar Nahdatul Ulama).

 

Tentang Penulis:

Gus Nur—begitulah panggilan akrab penulis—telah memperkenalkan metode ini semenjak awal tahun 2000. Namun masyarakat Indonesia baru mengenalnya akhir-akhir ini. Itu disebabkan frekwensi kehadiran Gus Nur di berbagai majlis taklim dan dakwah masjid mulai sering. Beliau lebih aktif berdakwah di seantero Indonesia setelah tahun 2007.

Pro dan kontra tetap tidak lepas dari kegiatan dakwah ini. Gus Nur bahkan dikafirkan. Tapi beliau tetap melanjutkan metode dakwahnya ini. Pro dan kontra itu kan biasa dalam sebuah kegiatan, apalagi yang bersifat keagamaan. Hanya saja dalam hal yang bersifat keagamaan, kontra lebih dibumbui amunisi kafir sebagai senjata pemusnah massalnya.

Senjata pemusnah massal biasa digunakan oleh Negara Israel menghabisi orang Palestina dan Lebanon Selatan ketika dialok tidak lagi menjadi senjata ampuh untuk menipu dan mengakal-akali umat Islam dalam meja perundingan, tanpa peduli apa akibat yang ditimbulkannya.

Begitu juga dalam hal keagamaan. Ketika kelompok yang tidak memiliki argumen kuat gagal usaha makarnya untuk melengserkan mereka yang berbeda metodenya, paste deh, Anda akan dikafirkan, silakan saja Anda teliti ucapan saya ini. Padahal mereka tidak pernah melihat berapa banyak orang yang kembali ke jalan Allah dengan cara dakwah Anda itu? Berapa banyak Bandar narkoba yang berhenti berjualan lantaran cara dakwah Anda sampai ke lubuk hatinya? Mereka tidak pernah melihat dari sisi itu, dan selalu saja sisi perbedaan menjadi kacamata mengukur dakwah seseorang.

Intinya Gus Nur memilih cara berbeda, yang penting isi pesan Al-Qur’an itu, isi pesan sabda Nabi Muhammad itu, isi pesan para guru-guru dan alim ulama itu sampai ke dalam lubuk hati seseorang. Itulah intinya, dan inilah bukunya—DAKWAH DARI DALAM KUBUR. Semoga menambah keimanan dan kebaikan Amin ya Robbal Alamin.

Silahkan Login untuk memberi rating

Rating:

0/5 dari 0 pembaca

Resensi :

Kategori terkait :