Kategori

Balada si Roy

Oleh : Dewi P. Dibuat 05 June 2014 diupdate : 05 June 2014
1.
Balada si Roy 1
4
Balada si Roy 1
Oleh: Gol A Gong (2012)

Ini tentang cinta terlarang anak SMA antara Roy yang bandel dan Ani yang cantik. Dullah—anak jawara dengan geng Borsalino-nya, juga mencintai Ani. Bahkan Dullah merasa berhak mendapatkan Ani, karena sudah dijodohkan oleh orangtua mereka. Ayah Ani “menjual” Ani kepada ayah...
2.
Balada Si Roy 2 : Avonturir
4
Balada Si Roy 2 : Avonturir
Oleh: Gola Gong (2002)

"Roy pergi, Ma," kata si bandel mencium kening mamanya. Anak beranak itu berangkulan. Sepi sekali pagi ini. Kini si bandel menyandang ranselnya. Menjadi petualang memang mengasyikkan. Semakin berat tantangannya, malah semakin asyik. Tapi, kadang kala para petualang suka lupa...
3.
Balada Si Roy 3 : Rendez-Vous
4
Balada Si Roy 3 : Rendez-Vous
Oleh: Gola Gong (2002)

Setelah pulang dari perjalanan jauh, pengembaraan yang belum lengkap, si bandel kini dihadapkan pada kenyataan hidup: mamanya sudah beranjak tua dan sakit-sakitan, sekolahnya telantar, dan yang paling menyebalkan : Dewi Venus disunting ke pelaminan oleh seorang pemburu! Dewi...
4.
Balada Si Roy 4 : Bad Days
Balada Si Roy 4 : Bad Days
Oleh: Gola Gong (2002)

Gerimis semakin rapat. Malam terasa sepi dan dingin di sepanjang jalan. "Awas licin, Win!" teriak Roy, menunjuk ke jalan yang penuh tanah merah kiriman mobil proyek. Iwin sebetulnya cukup lihai mengendarai mobil. Tapi ketika sebuah truk menyambar, dia panik dan membanting...
5.
Balada Si Roy 1 : Joe
4
Balada Si Roy 1 : Joe
Oleh: Gola Gong (2002)

Remaja Roy mengayuh sepeda balapnya pelan-pelan. "Ayo, Joe!" seru Roy. Anjing herder itu menyalak kegirangan. Bulunya yang cokelat kehitaman berkilat. Gerak-geriknya melindungi majikannya dari bahaya. Remaja Roy memang jadi pusat perhatian. Ke sekolah dengan sepeda balap dan...
6.
Balada si Roy 5
Balada si Roy 5
Oleh: Gol A Gong (2012)

Ini tentang cinta terlarang anak SMA antara Roy yang bandel dan Ani yang cantik. Dullah—anak jawara dengan geng Borsalino-nya, juga mencintai Ani. Bahkan Dullah merasa berhak mendapatkan Ani, karena sudah dijodohkan oleh orangtua mereka. Ayah Ani “menjual” Ani kepada ayah...