Dalam petualangannya kali ini, kita diajak berpetualangan mulai dari rumahnya sendiri di Belgia hingga ke pedalaman Amerika Selatan. Tintin tergugah untuk menyelidiki raibnya patung langka suku Arumbaya yang dipamerkan di museum Etnografi Belgia. Walau esoknya patung itu telah kembali berada di museum namun berkat pengamatan Tintin yang jeli, terbukti bahwa patung tersebut adalah palsu karena patung yang asli memiliki kuping yang belah.

Untuk memperoleh kembali patung tersebut Tintin menyeberang ke Amerika. Belum sampai di tujuan ia terjebak di Las Dopicos, ibukota Republik San Theodoros Amerika Selatan . Tintin terperangkap dalam kemelut revolusi antar penguasa di negara tersebut. Ia nyaris dihukum mati karena dituduh mata-mata dan menjual senjata pada pihak musuh. Hal ini tentu saja menghambat tujuan utamanya untuk memperoleh kembali patung asli suku arumbaya yang hilang.

Seperti biasa petualangan tintin selalu seru, tak terduga, dan dihiasi dengan adegan-adegan lucu yang membuat pembacanya terpingkal-pingkal. Begitupun dengan judul ini, walau tanpa kehadiran Kapten Haddock, dan hanya memunculkan Dupon & Dupont (Thomson & Thompson) di awal cerita, kelucuan petualangan tintin tetaplah terjaga.

Sumber dikutip dari : @h_tanzil 


Sumber:
Menampilkan 0 hingga 0 (dari 0 item)
Tidak Ada Resensi
Menampilkan 0 hingga 0 (dari 0 item)