[no_review_editorial]
Menampilkan 1 hingga 1 (dari 1 item)

Buku bertajuk The Lost World adalah buku sekuel yang paling melambungkan nama Michael Crichton sebagai penulis fiksa sains juga sebagai penggagas cerita film yang paling fenomenal. Ya, The Lost World adalah lanjutan dari novel Jurassic Park sangat sukses difilmkan dengan tajuk sama. Namun, kisah dalam buku ini banyak perbedaan dengan yang dilayarlebarkan. Berikut cuplikan narasinya.

Ian Malcolm yang lolos dari serangan maut di Jurrasic Park enam tahun kemudian bersama-sama dengan Richard Levine menuju pulau Isla Sorna, pulau yang berdekatan dengan pulau Isla Nubar yang menjadi tempat berdirinya Jurrasic Park. Isla Sorna diduga adalah tempat pengembangbiakan telur dinosaurus.

Sayangnya ketika meninggalkan pulau, Ian Malcolm tertinggal sehingga Levine kembali ke pulau bersama tim penyelamat. Seperti dugaan, pulau ini telah dihuni oleh dinosaurus yang telah dewasa dan berbahaya. Ancaman juga berasal dari tim kompetitor InGen yang dulu mendirikan taman Jurrasic, yang berniat mencuri telur dinosaurus. Akankah mereka bisa kembali hidup-hidup dari pulau maut tersebut?

Jujur ketika membaca novel saya seperti mengulang membaca buku sebelumnya, Jurrasic Park, meskipun si Chrichton mencoba memberikan spesies baru dinosaurus. Kurang ada sesuatu yang baru. Plotnya mudah tertebak, demikian juga ending-nya. Filmnya bahkan menurut saya jauh lebih baik dibandingkan bukunya, sesuatu yang biasanya jarang terjadi. Menurut saya ini buku terburuk dari karya Michael Chrichton yang umumnya fantastis dan menambah ilmu pengetahuan.

 

 

 

Menampilkan 1 hingga 1 (dari 1 item)