Memang sulit memilih diantara dua cowok yang masing-masing memiliki peran penting di hidup kita, layaknya tokoh 'aku' yang terlibat perasaan antara Janiel dan Daniel. Bagi 'aku', Janiel adalah cinta pertama, sejak sekolah dulu 'aku' diam-diam menyukai cowok populer tersebut, Janiel ramah dan humoris, sering bertingkah konyol serta tampan pastinya. 'aku' tidak pernah mengungkapkan perasaan, dia merasa tidak berharga dan pantas untuk Janiel di mana semua cewek yang pernah dia kencani berprestasi, cantik dan populer. 'aku' hanya bisa memandang Janiel dari kejauhan, bermimpi suatu saat kalau perasaanya akan berbalas, sekali saja meliriknya.

Suatu hari bertahun-tahun selepas masa sekolah, tiba-tiba saja 'aku' mendapatkan private message di salah satu akun sosial medianya, yang sekarang lebih berfungsi untuk berbisnis toko pakaian online, lebih mengejutkan lagi pesan tersebut datang dari Janiel bukan dari para customer seperti biasanya, cowok pujaan hati yang sudah lama sekali tidak ada kabar. Pesan yang berisi kekaguman Janiel pada 'aku' berlanjut ke pertemuan langsung. Tentu Janiel banyak berubah, dia tambah menawan, pada pertemuan tersebut Janiel mengemukakan kalau dia ingin belajar bisnis dari 'aku' yang dianggap sudah sangat sukses, Janiel ingin membuka usaha sendiri, dia baru saja resign dari tempatnya bekerja selama ini. Tidak bisa dipercaya memang, awalnya 'aku' merasa minder karena dia tidak sehebat yang dikatakan Janiel, tapi karena bujuk rayu, ditambah bisa berdekatan dengan cinta pertamanya tersebut, 'aku' tidak bisa menolak.
 
Sayangnya, 'aku' harus kecewa sekali lagi, ketika hubungan mereka semakin dekat, ternyata Janiel sudah memiliki pacar yang sangat cantik, 'aku' merasa tidak akan menang bersaing dengannya. Belum selesai menghadapi patah hatinya, datang mantan tetangga dan teman masa kecil yang akan berziarah dan menginap di rumah 'aku', seseorang yang meninggalkan bekas luka yang belum kering, seseorang yang mencuri ciuman pertama dan kesuciannya, Daniel.

Siapakah yang akan dipilih 'aku'? Cinta pertama atau yang memberi ciuman pertama?


"Orang yang punya waktu untuk ikut ribut dengan masalah orang lain, sebenarnya sedang menghindari keharusan mengurusi masalah diri sendiri."
"Dan ketika cowok benar-benar sedang jatuh cinta, tak seorang pun bisa menghentikannya."
"Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir," kataku sambil tersipu malu. "Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada."
Setelah beberapa tahun terakhir menulis serial #JBoyfriend dan akan ada seri terbaru #VimanaSingles, kini Christian Simamora menghadirkan cerita stand alone, atau tidak berseri. Terakhir bukunya yang berdiri sendiri adalah Shit Happens, seperti halnya dengan Meet Lame, Shit Happens memakai sudut pandang orang pertama, di mana sangat jarang dipilih oleh penulis, hanya dua buku tersebut. Meet Lame ini awalnya terispirasi dari cerita bersambung Nina Ardianti di blognya, Meet Cute, penulis ingin membuat novel online sendiri, lalu Wattpad menjadi media pilihan, bahkan sudah diposting sampai tamat. Tentunya ada tambahan di versi cetak dong.
 
Di Meet Lame juga lah saya mendapatkan formula baru di tulisan Christian Simamora, kisah cinta segitiga, biasanya kalau tidak benci jadi cinta ya sahabat jadi cinta, jadi cukup penasaran bagaimana penulis menentukan pilihan terakhir untuk tokoh utamanya. Kalau melihat peran Janiel dan Daniel, keduanya memiliki porsi yang seimbang, cukup terlihat penulis mencoba adil bagi keduanya jadi jangan heran kalau pembaca bakal sulit menentukan pilihan, dari segi tampilan saja keduanya jauh berbeda. Janiel digambarkan cowok yang bersih sedangkan Daniel cowok yang penuh bulu XD. Untuk perasaan 'aku' sendiri bisa dipahami, setelah bertahun-tahun hanya memendam cinta nggak heran dengan hadirnya Janiel membawa harapan baru, tapi tidak semudah itu dong, Daniel juga membawa peran penting, masa lalu yang mereka alami tidak mudah dilupakan dan sangat membekas bagi 'aku', jadi pilihan sulit.
 
Meet Lame berbeda dengan buku Christian Simamora sebelumnya, masih ada humor tapi jauh dari barang branded dan kalimat gaul, melihat status para tokoh utamanya memang biasa-biasa saja, jauh dari kesan mewah. Untuk kekurangannya sendiri, agak sulit dikemukakan, kurang tebal kali ya, hahaha, tergolong tipis daripada buku yang lain, sehingga kurang banyak interaksi yang dilakukan para tokohnya, kesannya terlalu cepat bagi saya, terlebih fokus tokoh utamanya pada dua orang, mau nggak mau porsinya harus sama kalau nggak ingin pilih kasih. Misalnya saya pingin masa lalu 'aku' dengan Daniel lebih banyak digali lagi, sedikit kalau menurut saya, ketahuan banget milih siapa XD. Saya sempat nggak bisa menebak loh pilihan 'aku' akan jatuh pada siapa, cukup menarik karena bikin penasaran dan ingin segera menyelesaikannya. Mungkin pengaruh narator orang pertama, sehingga pembaca seperti berperan langsung sebagai tokoh 'aku' yang bingung menentukan pilihan. 
 
Di buku ini adegan dewasanya terbilang sedikit dan nggak eksplisit, seperti yang dikatakan penulis di ask author, karena sebelumnya di posting di Wattpad yang secara bebas bisa dibaca siapa saja, dan kebanyakan di sana banyak pembaca usia remaja, penulis cukup berhati-hati. Namun tetap saja buku ini khusus dewasa. Dari segi layout tidak jauh berbeda seperti buku Christian Simamora kebanyakan, masih ada ilustrasi di tiap bab tapi minus kata-kata pembuka seperti word of the day, hanya ada dua quote di bagian awal dan terakhir. Dari segi bonus, biasanya kan ada paper doll, karena paper doll identik dengan series #JBoyfriend, kali ini penulis membuat sesuatu yang baru dan berbeda, gameboard, ular tangga!
 

 
Bagian favorit saya, karena ada dua cowok ganteng, ada bagian masing-masing dong. Untuk Janiel, saya suka ketika dia mengajak kencan 'aku' ke Pasar Asemka, saya jadi pingin ke sana, huhuhu. Untuk Daniel, saya suka ketika pertama kali dia bertemu kembali dengan 'aku', Dani ini pintar banget ngegoda 'aku' dan tahu banget apa yang diinginkan.
 
Buku ini recommended bagi yang sulit menentukan pilihan seperti 'aku', memang nggak bisa instan sih kalau menyangkut perasaan :D
 
3.5 sayap untuk #TimDaniel ^^

Sumber:

Tagline:

I love you.

You love her.

He kissed me.

Blurb:

 

Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus.
 
JANIEL...
 
Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku?
 
DANIEL...
 
Di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensius—itu nama panjangnya—mencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri.
 
JANIEL atau DANIEL?
 
Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagiaanku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives you pain.
 
You know what... FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih.
 
Tertanda,
 
AKU YANG LAGI STRES SENDIRI


---------------------------------------
 
"Cinta adalah permainan yang rumit. Sekali terlibat, kau akan takut untuk kehilangan."
Ini bukan pertama kalinya aku membaca tulisan Abang Christian. Sudah sejak lama, aku jatuh cinta dengan tulisannya yang memang punya ciri khas tersendiri. Mengetahui bahwa MEET LAME akhirnya diterbitkan, aku sangat antusias sekali, apalagi ternyata aku menjadi salah 1 yang beruntung menjadi host Blog Tour novel ini.
 
Dulunya aku memang sempat membaca naskah MEET LAME di situs wattpad, tetapi aku tidak membaca naskah ini hingga tamat, seingatku aku berhenti di bab 19 dan memutuskan untuk membacanya nanti jika diterbitkan. Saat naskah MEET LAME masih diupdate di wattpad, aku seperti pembaca lainnya yang harus extra sabar menanti bab demi bab diunggah dan gak ada jaminan kapan waktu akan diunggah.
 
Setelah membaca MEET LAME versi cetak ini, aku jauh lebih menikmati novel ini. Sebagai pembaca setia novel Abang Christian aku memang merasakan bahwa MEET LAME agak berbeda dengan novel-novel sebelumnya. Walau masuk kategori dewasa, tapi aku merasakan sendiri novel ini terlihat "lebih soft" dari yang lain. Tidak ada adegan-adegan dewasa seperti novel-novel sebelumnya yang selalu bisa membuat pembaca *kipas-kipas*.
 
Dalam MEET LAME, Abang Christian tidak mengeksplor lebih jauh hal itu malah cenderung fokus ke kisah cinta segitiga, Aku-Janiel-Daniel.
"Dan ketika cowok benar-benar sedang jatuh cinta, tak seorang pun bisa menghentikannya."
Namun, jangan khawatir kamu akan tetap dimanjakan oleh Abang Christian dengan karakter dan deskripsi fisik tokoh pria yang bikin melting dey. Abang Christian selalu sukses berat menggambarkan karakter cowok yang bikin pembaca wanitanya jatuh cinta banget. 
"Karena bagi aku pribadi, mencintaimu bukan sekedar perasaan - tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya."
Dalam novel ini memang ada 2 tokoh utama pria, Janiel dan Daniel. Sekilas namanya memang mirip, sama-sama tampan, menarik dan jatuh cinta dengan tokoh "Aku". Abang Christian lagi-lagi bisa membuat ke-2 karakter baik Janiel maupun Daniel seimbang, tidak berat sebelah bahkan memihak salah satunya. Aku bisa merasakan kegalauan yang dihadapi oleh "Aku" dalam novel ini. Tentunya tidak mudah memilih salah 1 dari ke-2 pria ini, yang kebetulan pernah dan mungkin masih dicintai olehnya. 
 
Jujur, aku tidak ada "clue" sama sekali siapa yang dipilih oleh tokoh "Aku". Saat aku mikir dia akan memilih Daniel, eh tiba-tiba ada adegan yang mengarah ke Janiel. Walau memang saat membaca Bab 22, aku sudah sedikit menebak siapa yang akhirnya dipilih "Aku". Ternyata dugaanku pun benar...
"Aku belum pernah benar-benar memastikan sebesar apa cinta cowok itu untukku, tapi aku tahu cinta macam apa yang akan kuberikan padanya. Cinta yang tak mengizinkan keraguan. "
Yang unik dari novel ini adalah sampai akhir tokoh utama wanita dibiarkan "TANPA NAMA", hanya menyebut dirinya sebagai "AKU". Penggunaan sudut pandang orang pertama ini menjadi warna tersendiri bagi Abang Christian, yang cukup terkenal dengan penggunaan sudut pandang orang ketiga.
 
Sebagai pembaca, aku seakan diajak berperan sebagai "AKU", yang galau tiba-tiba bagai durian runtuh dicintai oleh 2 pria sekaligus. Aku bisa merasakan perasaan tokoh AKU yang menganggap dirinya sebagai wanita biasa-biasa saja, tiba-tiba didekati 2 pria sekaligus. Pria yang satunya merupakan cinta masa remajanya, sedangkan pria satunya lagi cinta pertama sekaligus pria yang pernah membuat dirinya kehilangan kehormatannya. Siapa yang akan dipilih "Aku"?
 
Dari segi tema, novel ini mungkin klise bahkan sederhana sekali, tentang CINTA SEGITIGA. Tapi aku sangat menikmati kisah ini dari bab demi bab, aku dibuat penasaran dengan siapa yang akan dipilih AKU. Ketika menjelang ending pun, seperti dugaanku ditutup dengan manis. Walau agak berbeda dengan sosok pilihan AKU, aku lebih jatuh cinta terhadap sosok pria yang satunya lagi yang tidak dipilihnya.
 
Walau tokoh "AKU" ini merupakan pedagang fashion secara online, tapi kamu tidak akan menemui merek-merek fashion mahal loh dalam novel ini. Satu lagi yang berbeda sekali dengan karya Abang sebelumnya.
 
Overall, kalau kamu ingin membaca novel contemporary romance lokal, aku rekomendasikan novel ini. Namun, walaupun novel ini tidak ada *adegan dewasa*nya, tidak kurekomendasikan untuk pembaca yang belum cukup umur ya.
"Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir. Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada."
Biar kamu makin penasaran, aku kasih sedikit bocoran novel ini ya:
 
 

Sumber:
Menampilkan 0 hingga 0 (dari 0 item)
Tidak Ada Resensi
Menampilkan 0 hingga 0 (dari 0 item)